Kamis, 15 Desember 2011

format laporan ts inventori minat dan multipel intelegence


BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
B.Tujuan Pembuatan Masalah
BAB II PEMBAHASAN
            A.TES INVENTORI MINAT
1.Pengertian tes inventori minat
2.Macam macam tes inventori
3.Manfaat dari tes inventori minat
4.Langkah langkah penyelenggaraan
5.Analisis hasil dari tes inventori minat
6.Langkah pengoreksian
B.Tes kecerdasan Berganda (Multiple Intelegence)
1.Pengertian Tes Kecerdasan Berganda (Multiple Intelegences)
2.Manfaat Dari Tes Kecerdasan Berganda (Multiple Intelegences)
3.Langkah Langkah Penyelenggaraan Tes Kecerdasan Berganda (Multiple Intelegences)
4.Analisis  Hasil Tes Kecerdasan Berganda (Multiple Intelegences)
5.langkah pengoreksian
BAB III  HASIL ANALISIS
1.Hasil Evaluasi Tes Inventori Minat
2.Hasil Evaluasi Tes Kecerdasan Berganda (Multiple Intelegences)
BAB IV  PENUTUP
    A.Kesimpulan
    B.Saran
DAFTAR PUSTAKA



















BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar belakang masalah
            Untuk memperdalam pengetahuan mahasiswa khususnya program studi bimbingan dan konseling tentanh cara mengetahui bakat siswa maka mata kuliah pratikum assessment teknik tes member tugas untuk observasi langsung kelapangan dengan cara memberikan bentuk bentuk tes yakni tes inventori minat.dan tes kecerdasan berganda (multiple intelegences)yang ditujukan kepada siswa .Dengan dilakukan tes tersebut bias membantu siswa dalam mengetahui dan mentukan kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh dirinya.
B.Tujuan pembuatan laporan
Tujuan pembuatan laporan ini diantaranya adalah:
1.      Untuk penambahan wawasan bagi mahasiswa dalam bagaimana pemberan bentuk tugas kepada siswa yang baik.
2.      Untuk memperdalam pemahaman tentang Pratikum assessment teknik tes
3.      Untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Pratikum asesmeant teknik tes                













BAB II
PEMBAHASAN
A.TES INVENTORI MINAT

1.   Pengertian Tes Inventoti Minat
  Tes inventori minat adalah tes-tes yang terutama menggunakan peper dan pencil.
Tes inventori merupakan Self Report Questionare untuk menentukan karateristik – karateristik kepribadian,minat (interested), sikap (attitude) dan nilai – nilai (value).
Tes inventori sangat berguna untuk mengetahui karateristik kepribadian seperti minat,penyesuaian diri ,motivasi ,dan prasaka . Namun pelu udah diingat bahwa alat-alat tes yang digunakan umumnya tidak ada yang sempurna dan masing-masing tes hanya menjelaskan satu atau beberapa aspek kepribadian.
Beberapa masalah dalam tes inventori kepribadian adalah:
        1.Devinisi kepribadian sedemikian banyak, sehingga seleksi yang tepat dari macam-macam devinisi kepribadian perlu mendasari pemakaian tes inventori.
        2.Tes inventori kepribadian tidak dapat bersifat culture free.oleh karna itu aspek kultural harus dipertimbangkan ,pada hal kepribadaian yang stabil nilai-nilai kultural selalu berubah .sedangkan disisi lain tes inventori diharapkan dapat member profil kepribadian yang stabil.
        3.Bila tes inventori kepribadian terlalu sensitif terhadap perubahan ,maka sulit memperoleh yang realibitas yang tinggi.
Secara umum tes inventori kepribadian memiliki beberapa kelemahan , seperti:
1        Itemnya ambigu dan perintah tidak jelas
2        Subjek ingin menunjukan kesan-kesan tertentu kepada penguji
3        Kesukaran semantik ,penafsiran yang berbeda
4        Sikap subjek yang tak kooperatif?defensive
5        Faking atau tidak jujur
6        Acquiscence bila item yang dibuat lebih mengarah ke jawaban-jawaban tertentu.
Untuk mengurangi kelemahan-kelemahan ini,tester perlu memehami tes yang hendak di gunakan dengan baik sehingga menyajikan tes dengan baik.
        2.Macam-macam tes inventori
            A.Tes Inventori kepribadian  
1        MMPI (Minnesota personality inventory)
2        CPI (calivornia psychological linventori)
3        PIC (personality inventory for children)
4        MCMI(milon clinical multiaxial inventory)
5        16PF(sixteen personality factor questionnarire)
6        EPPS(eaward personal preference schedule)
7        PRF(personalityresearch from)
8        Jeckson personality inventory )
            B.Tes Inventori Minat
1        SCII(strong-campbeel interest inventory)
2        JVSI(Jackson vocationalinterest survey
3        KPR-V (ruder preference record-vacational)
4        CAI (carer assessment inventory)
5        RM (the routweel-miller interest blank)
            C.Tes Inventory Nilai
1        Study of value
2        WVI (work value inventory)
         .3 Manfaat dari tes Inventori Minat
               Manfaat tes inventori bagi siswa dan guru pembimbing diantaranya adalah:
1        Pembimbing dapat mengetahui kemampuan-kemamouan atau bakat apa saja yang di miliki oleh siswa
2        Memudahkan pembimbing dalam memberikan layanan apa saja yang harus diberikan untuk mengembangkan kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh siswa tersebut
3        Membantu siwa untuk mengetahui bidang kemampuan apa saja yang dimiliki oleh diriya .
            4.Langkah-langkah Penyelenggaraan Tes Inventori Minat
                Beberapa langkah dalam pemberian tes inventori minat antara lain :
1        Persiapan
a.Konselor mempersiapkan tes inventori minat
b.Konselor mempersiapkan tempat pelaksana.
               2.   Pelaksanaan
1.Konselor memperkenalkan tes inventori
2.Konselor  menjelaskan tentang tujuan dan manfaatnya
3. Konselor membagikan format tes inventori minat
4. Konselor menjelaskan petunjuk tes
5 Konselor mempersilahkan siswa untuk mengerjakan tes inventori minat
6. Setelah tes selesai dikerjakan , konselor mengumpulkan hasil pekerjaan konselor
    Tersebut
                  5.Analisis Hasil Tes Inventori Minat
                       Setelahpelaksanaan tes inventori minat telah selesai ,konselor menganalisis hasil tes yang telah dilakukan. Konselor menentukan siswa cendrung mempunyai bakat dibidang apa dan  memberikan layanan yang sesuai dengan bidang tersebut agar bakat yang dimiliki siswa berkembang dengan baik.
                   6.Langkah pengoreksian.
No
Kelompok
Jenis bidang
 1
   I
Suka dalam perhitungan angka
 2
  II
Suka dalam pembukuan
 3
 III
Suka dalam mempengaruhi orang lain
 4
 IV
Suka dalam jasa pelayaran social
 5
 V
Suka dalam pengelolahan kata
 6
 VI
Suka dalam memanfaatkan waktu/peluang
 7
 VII
Suka dalam mekanikal
 8
 VIII
Suka dalam ilmu pengetahuan dan kesehatan
 9
  IX
Suka dalam bidang seni
10
   X
Suka dalam bidang entertainer

B.TES KECERDASAN BERGANDA (MULTIPLE INTLEGENCES)
   1.Pengertian Tes Kecerdasan Berganda (Multiple Intelegences)
      Tes kecerdasan berganda atau multiple intelegences merupakan tes untuk mengetahui kecesdasa-kecerdasan ganda yang dimilki oleh siswa , karena setiap siswa memiliki keunikan masing-masing dalam kemampuan yang dimiliki
   2.Manfaat Dari tes kecerdasan Berganda (Multiple Intelegances)
       Manfaat tes kecerdasan berganda (multiple intelegances) bagi siswa dan guru pembimbing diantaranya adalah :
a.       Pembimbing dapat mengetahuisebagiab aspek kepribadian siswa tentang kemampuan berganda yang dimiliki oleh siswa.
b.      Memudahkan pembimbing untuk memberikan layanan bimbingan maupun kekuranganya.
c.       Membantu siswa untuk lebih meengenal kemampuan-kemampuan yang ada pada dirinya sendiri agar mereka dapat menentukan kemana kemampuanya akan dibawak.
3.Langkah-langkah Penyelenggaran Tes Kecerdasan Berganda (Multiple Intelegences)
        Beberapa langkah dalam pemberian tes kecerdasan berganda (multiple intelegances) antara lain :
A.    Pesiapan
a.       Konselor mempersipkan format tes kecerdasan berganda (multiple intelegences)
b.      Konselor mmempersiapkan tempat pelaksanaan.
B.     Pelaksanan
1. Konselor mempersiapkan tes kecedasan berganda (multiple intelegences)
2. Konselor menjelaskan tentang yujuan dan manfaat
3. Konselor membagikan for tes kecerdasan berganda(multiple intelegances)
4. Konselor menjelaskan tpetujuk tes
5. Konselor mempersilahkan siswa untuk mengerjakan tes kecerdasan berganda (multiple intelegences).
        

laporan kkl in java


KELOMPOK 1

NO
NAMA
NPM
1
Ali Mustopa
09130609
2
Eko Andiyanto
09130543
3
Kalih Rahpandi Jaya
09130550
4
Nia Zuliawati
09130613
5
Rawamtika
09130559
6
Reni Kurniasih
09130561
7
Apri Nurkahsanah
09130535
8
Mukti Anjarwati
09130553
9
Umi Yuliani
09130569
10
Eka Srilestari
09130542

Laporan hasil KKL di SMA MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA

Sasaran                        : Kepala Sekolah
Materi yang di bahas   : Bentuk kerjasama kepala sekolah dengan personil sekolah, wakil kepala sekolah, guru pembimbing, komite sekolah dan pihak lain.

Bentuk kerjasama yang dilakukan kepala sekolah adalah: kepala sekolah mempunyai program pertahun (rensra) untuk mencapai suatu misi yang melibatkan semua pihak sekolah. Dari bentuk kerjasama tersebut dilakukan evaluasi yang di selenggarakan setiap hari rabu.di setiap pertemuan tersebut selalu di bahas tentang program-program apa saja yang akan dilaksanakan dalam proses bimbingan dan konseling,tidak hanya tentang bimbingan dan konseling,tetapi semua guru mata pelajaran juga membahas apa saja yang akan di programkan oleh guru mata pelajaran tersebut. Sebelum melakukan rapat rutin tersebut setiap guru harus menentukan atau melakukan pematangan program.Bentuk kerjasama yang dilakukan tidak hanya dengan personil sekolah saja, tetapi juga dengan pihak luar sekolah seperti Universitas-universitas yang da di Yogyakarta dan di luar Yogyakarta. DI SMA MUHAMMADIAYAH 2 YOGYAKARTA juga ada kerja sama seperti pertukaran pelajar dari luar negeri. 

Hambatan-hambatan: Hambatan-hambatan yang terjadi di SMA MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA seperti :
  1. siswa yang susah masuk pada jam pertama.
  2. siswa yang terlambat masuk sekolah.
dari hambatan-hambatan yang terjadi tersebut di jadikan sebagai evaluasi untuk kegiatan yang selanjunya supaya lebih baik.

Program yang ada di SMA MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA:
Program yang ada di SAMA MUHAMMADIYAH 2 YOGYAKARTA yaitu tahunan, semesteran, bulanan, mingguan, dan harian.Dari program yang sudah di buat,guru pembimbing membuat satuan layanan yang cocok dengan siswa.Guru pembimbing bisa masuk kelas apabila kelas tersebut tidak ada guru mata pelajaran yang masuk (kerja sama).
Kerjasama koordinasi bimbingan dan konseling di bagi menjadi 3:
·         Kelas 10
·         Kelas 11
·         Kelas 12

Laporan KKL di SMA NEGRI 3 SURAKARTA
Sasaran                        : kepala sekolah
Materi yang di bahas : bentuk kerja sama kepala sekolah dengan personil sekolah, wakil kepala sekolah, guru pembimbing, komite sekolah, dan pihak lain.

Bentuk kerja sama yang di lakukan oleh kepala sekolah adalah :
1.      Dengan wakil kepala sekolah : kepala sekolah membuat suatu kebijakan sekolah dan wakil kepala sekolah menanggapi apakah ada yang perlu di benahi dan wakil kepala sekolah memberikan tanggapan tentang kebijakan yang di buat oleh kepala sekolah.
2.      Dengan komite sekolah : komite sekolah sangat menunjang tentang kebiijakan yang kepala sekolah buat, terutama tentang bimbingan dan konseling, komite sekolah sangat berperan aktif memberikan informasi kepada orang tua siswa yang ada di seekolah terseebut.
3.      Dengan koodinator BK : kepala sekolah menjalin kerja sama dengan koodinator BK sangat di perlukan karena kepala sekolah mengoreksi progam kerja yang di ajukan oleh koordinator BK ke kepala sekolah, demi terciptanya program bimbingan dan konseling yang sesuai dengan kebutuha siswa pada saat ini.
4.      Dengan orang tua siswa : kepala sekolah sanagt berperan aktif di sekolah dengan menjalin kerja sama dengan orang tua siswa demi terciptannya komunikasi yang aktif antara pihak sekolah dengan orang tua siswa.kepala sekolh juga membeikn informasi tentang keadaan para siswanya disekolah yang telah diberikan bimbingn dan konseling.
5.      Dengan guru pembimbing : kepala sekolah memberikan surat tugas kepada guru pembimbing  bahwa guru pembimbing sudah bisa melaksanakan program bimbingan dan konseling dengan baik sesuai dengan program yang sudah dibuat oleh semua pihak sekolah.
6.      Dengan instansi lain : kepala sekolah menjalin komunikasi aktif dengan berbagi pihak diantaranya : universitas negeri yang ada diyogyakarta,universitas swasta diyogyakarta,universitas ternama yang ada diluar negeri,pihak lain seperti,instansi kesehatan,lembaga sosial,demi kelancaran proses bimbingan dan konseling disekolah.
7.      Dengan personil lain ( tata usaha, staf administrasi) : kepala sekolah sangat memerlukan kerja sama yang baik antara pesonil lain karena dalam pengadministrasian data sekolah,kepala sekolah tidak bisa bekerja sendiri oleh karena itu kepala sekolah memerlukan bantuan mereka demi terciptanya administrasi yang baik disekolah.


Kendala-kendala yang dialami :

1.      Kurangnya komuniksi antara personil sekolah dengan kepala sekolah.
2.      Program dan instani lain yang berbenturan dalam memberikan bimbingan kepada siswa.
3.      Orang  siswa kurang berperrn aktif sehingga kepala sekolah sulit memberikan jnformasi kepada mereka.
4.      Tebatas nya sarna dn prasaran sehingga menyebabkan pogrm bimbigan dan konseling kurang berjalan dengan baik sehingga menjadi beban kepala sekolah